Tips Memilih Asuransi Kesehatan Yang Bagus

Pengertian Asuransi Kesehatan

memilih asuransi kesehatan yang bagus

Pepatah bilang kesehatan itu harta yang mahal harganya. Benar, dan kedepan nanti, kesehatan akan semakin penting artinya bagi kita. Umur kita yang semakin tua berbanding terbalik dengan kondisi fisik dan lingkungan yang semakin menurun. Beruntunglah bagi mereka yang telah mempersiapkan diri dengan asuransi kesehatan yang bagus untuk pribadi dan keluarga.

Apa itu asuransi kesehatan (askes) ? Menurut Wikipedia, pengertian asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan para anggota asuransi tersebut jika mereka jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Secara garis besar ada dua jenis perawatan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan asuransi, yaitu rawat inap (in-patient treatment) dan rawat jalan (out-patient treatment).

Alasan Memilih Asuransi Kesehatan

Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis askes yang beredar. Masing-masing mengklaim dirinya sebagai asuransi kesehatan terbaik. Kalau kita membaca semua brosur atau bulletin dari perusahaan-perusahaan asuransi tersebut, kita akan bingung sendiri. Mana asuransi kesehatan yang bagus dan mana yang kurang atau tidak bagus.

Untuk itu kita perlu mencari titik temu antara kebutuhan asuransi kita dengan program asuransi kesehatan yang mereka tawarkan. Sebab, setiap individu memiliki kebutuhan asuransi yang berbeda. Demikian pula masing-masing perusahaan asuransi memiliki produk, system dan cara pembayaran premi yang berbeda.

Pertama-tama perjelas dahulu alasan anda dalam mengikuti program askes. Kalau dirangkum secara sekilas, pada umumnya alasan seseorang mengikuti program asuransi kesehatan adalah :

  1. Kesadaran dan pemahaman bahwa kesehatan itu mahal.
  2. Biaya rumah sakit yang semakin hari semakin tinggi.
  3. Kondisi kesehatan tidak bisa diramalkan (unpredictable).
  4. Resiko pekerjaan yang tinggi karena bekerja di lapangan.
  5. Tidak memiliki proteksi dari kantor / tempat bekerja.
  6. Bekerja sebagai wiraswasta dan tidak memiliki jaminan pembiayaan  kesehatan.
  7. Supaya kalau berobat di rumah sakit bisa gratis.

Memilih asuransi kesehatan yang bagus

Biasanya yang menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih asuransi kesehatan diantaranya adalah :  berapa banyak manfaat untuk rawat inap, rawat jalan, rawat operasi, dll. Namun sesungguhnya ada hal lain yang lebih penting dan harus menjadi prioritas dalam memilih asuransi. Berikut ini beberapa tips memilih asuransi kesehatan yaitu :

1. Pilih asuransi yang meng-cover penyakit kritis

Yang termasuk dalam golongan penyakit kritis misalnya : penyakit jantung, kanker, tumor, stroke dll. Ini adalah penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang. Akibat pola hidup yang tidak sehat, stress, obesitas dll, penderita penyakit tersebut setiap tahun semakin meningkat jumlahnya. Sumber WHO menyebutkan bahwa, 90% dari penduduk dunia yang meninggal sebelumnya terserang penyakit kritis.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa di Indonesia pengobatan untuk berbagai penyakit kritis ini biayanya sangat mahal. Itulah mengapa pertimbangan meng-cover penyakit kritis ini harus menjadi prioritas dalam memilih asuransi kesehatan.

Yang harus anda lakukan adalah cek dan tanyakan pada agen yang menawarkan asuransi kesehatan tersebut : Apakah asuransinya mencakup proteksi untuk penyakit kritis ? Berapa macam penyakit kritis yang dicovernya ? Cek dan hitung berapa besarnya proteksi yang diperuntukkan untuk penyakit kritis tersebut dan apakah itu mencukupi kebutuhan biaya nantinya ?

2. Pilih asuransi yang meng-cover cacat tetap total

Selain yang meng-cover penyakit kritis, hal penting lainnya yang menjadi prioritas adalah asuransi tersebut juga harus meng-cover cacat tetap total, baik karena sakit maupun kecelakaan sehingga yang bersangkutan tidak dapat bekerja lagi. Selain itu pastikan bahwa asuransi tersebut memberikan proteksi cacat tetap total dengan claim bayar langsung secara tunai bukan bertahap atau “diangsur”. Asuransi kesehatan yang baik biasanya setelah mengeluarkan proteksi tidak langsung tutup polis atau putus hubungan dengan nasabah.

3.  Masa Proteksi

Jika Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya selisih 5 tahun saja akan sangat penting buat Anda bukan ? Perusahaaan asuransi yang mengklaim produknya bagus harus  memiliki masa proteksi paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah berusia 70 tahun).

Dalam memilih asuransi kesehatan yang bagus harus didasari pemahaman bahwa keputusan anda memproteksi diri dan keluarga dengan asuransi itu bukan semata-mata proteksi dari resiko kesehatan untuk hari ini atau besok saja, melainkan untuk beberapa tahun atau puluh tahun kedepan.

4. Testimoni Pelanggan

Pilihlah perusahaan asuransi yang terpercaya dan memiliki testimony yang bagus dari orang-orang yang telah menggunakan jasanya. Tanyakan langsung kepada rekan kerja, teman atau tetangga yang telah menggunakan jasa perusahaan itu. Manfaatkan internet untuk mencari referensi tentang testimoni orang-orang yang sudah menggunakan jasa asuransi itu.

5. Penilaian media

Pilihlah asuransi kesehatan yang telah mendapat predikat bagus menurut penilaian dari berbagai media, seperti Media Asuransi dan Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) Indonesia. Setiap tahunnya kedua lembaga tersebut rutin mengadakan event penghargaan bagi perusahaan-perusahaan di bidang asuransi yang dinamakan Insurance Award. Sebaiknya jangan mengacu pada penilaian satu atau dua lembaga saja. Semakin banyak lembaga atau media yang memberikan penghargaan, akan semakin bagus.

2 thoughts on “Tips Memilih Asuransi Kesehatan Yang Bagus

Terima kasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar yang relevan.