«

»

Jun 13 2012

Penyakit Sinusitis : Penyebab dan Gejala Sinusitis

Penyebab dan gejala penyakit sinusitisPenderita penyakit sinusitis di Indonesia setiap tahun cenderung bertambah, terutama di kota-kota besar. Dibalik segala gemerlap, daya tarik, kemudahan akses dan fasilitas, masyarakat perkotaan ternyata rentan mengalami masalah pernapasan akibat kualitas udara yang buruk dan tidak sehat, seperti polusi udara, asap kendaraan, debu, lingkungan yang kotor dan lain-lain. Penyakit sinusitis adalah salah satu ancamannya.

Pengertian penyakit sinusitis

Pengertian sinusitis adalah peradangan atau penyumbatan pada salah satu dari empat saluran sinus yaitu maksila, etmoid, frontal dan sfenoid akibat alergi atau infeksi virus, bakteri maupun jamur. Setiap sinus memiliki satu saluran ke hidung yang memungkinkan terjadinya pertukaran lendir dengan udara. Sinus maksila terletak di pipi, sinus etmoid di kedua mata, sinus frontal di dahi dan sinus sfenoid terletak di belakang dahi.  

Sinus memproduksi cairan atau lendir yang berguna untuk membersihkan rongga hidung, melembabkan lapisan tipis pada hidung dan tenggorokan, membantu resonansi suara, membantu keseimbangan kepala, meredam perubahan tekanan udara dan kelembaban udara. Apabila terjadi peradangan dan penyumbatan karena virus, bakteri atau jamur pada saluran sinus, maka timbulah penyakit sinusitis. Seorang penderita sinusitis sering mengeluarkan ingus melalui tenggorokan atau yang disebut post nasal drip. Dan biasanya ingus yang dikeluarkan itu baunya tidak enak.

Ada bermacam-macam jenis penyakit sinusitis. Menurut periode lamanya penyakit, ada tiga jenis sinusitis, yakni sinusitis akut (kurang dari 1 bulan), sub-akut (antara 1 sampai 3 bulan), dan kronis (lebih dari 3 bulan). Menurut jenis peradangannya, dibedakan atas sinusitis infeksi dan non infeksi. Sinus infeksi biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri, sedangkan yang non infeksi disebabkan oleh alergi dan iritasi bahan kimia. Dan menurut penyebabnya, sinusitis dibagi menjadi 2 jenis yaitu : rhinogenik (kelainan pada hidung) dan dentogenik atau odontogenik (kelainan pada gigi).

Penyebab sinusitis

Penyebab sinusitis bermacam-macam, tergantung pada jenis sinusitisnya. Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus (virus common cold), jamur, atau bakteri; infeksi (kerongkongan, amandel dan gigi); kelainan anatomis dari hidung, adanya benda asing di hidung, tumor, polip, polusi, alergi udara dingin, dan alergi udara kering.

Penyebab penyakit sinusitis pada umumnya

  1. Infeksi atau peradangan, baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokan (peradangan amandel – tonsil dan adenoid).
  2. Adanya sumbatan di daerah rongga hidung, seperti : polip, tumor, benda asing, pembesaran tulang konka hidung (konka inferior dan media), tulang hidung bengkok (septum deviasi) .
  3. Adanya alergi pada hidung, sehingga menyebabkan sumbatan.
  4. Pengaruh lingkungan, seperti udara dingin, udara panas, asap polusi, debu, bau menyengat.
  5. Pada penggemar olah raga renang, air sering masuk ke rongga hidung.
  6. Trauma fisik maupun stress (barotrauma), dan menyebabkan perdarahan pada sinus.
  7. Infeksi pada gigi geraham 1, geraham 2, dan geraham 3 bagian atas kiri dan kanan. Infeksi yang berat dan berlangsung lama dapat menembus sampai rongga sinus maksilaris (pipi)

Penyebab sinusitis akut

Penyebab penyakit sinusitis akut : pertama, infeksi virus. Sinusitis akut bisa terjadi bila ada infeksi virus pada saluran pernafasan bagian atas (ISPA), misalnya pilek. Kedua, bakteri. Di dalam tubuh kita terdapat jenis bakteri yang dalam keadaan normal tidak berbahaya, misalnya Haemophilus influenzae dan Streptococcus pneumoniae. Namun jika daya tahan tubuh menurun atau saluran sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka bakteri yang awalnya jinak itu akan berkembang biak dan menyerang saluran sinus, sehingga terjadi infeksi sinus akut.

Ketiga, infeksi jamur. Jamur aspergillus merupakan jamur yang bisa menyebabkan sinusitis pada penderita gangguan sistem kekebalan. Pada beberapa orang, sinusitis jamur adalah bentuk reaksi alergi yang bersangkutan terhadap jamur.

Penyebab sinusitis kronis

Penyebab penyakit sinusitis kronis diantaranya asma, alergi misalnya rhinitis alergika, gangguan sistem kekebalan dan kelainan sekresi maupun pembuangan lendir.

Rhinitis alergika atau alergi hidung dapat menjadi penyebab sinusitis. Alergi ini disebabkan oleh debu, asap, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, tepung, udara dingin, dan bau-bauan yang menyengat. Bila hidung telah kotor oleh faktor allergen atau faktor yang menimbulkan alergi, maka akan timbul bersin-bersin dan mengeluarkan lendir hidung. Bila saluran sinus tersumbat maka lendir atau cairan tidak bisa dibuang dan menyebabkan sinusitis.

Video tentang sinusitis di YouTube

Gejala penyakit sinusitis

Sinusitis harus segera diobati. Jika tidak, maka infeksi di salah satu rongga sinus akan mudah menyebar dan menginfeksi organ penting yang lain. Sebab, letak rongga sinus sangat dekat dengan mata, otak, dan organ penting lain di kepala. Oleh karena itu mengetahui gejala sinusitis sejak dini sangat penting.

Gejala penyakit sinusitis diantaranya adalah :

  1. Terdapat dahak di tenggorokan, seperti cairan dari hidung jatuh ke bawah rongga.
  2. Hidung tersumbat dan gatal.
  3. Terdapat bau tak sedap setiap kali bernapas.
  4. Bersin-bersin.
  5. Mengeluarkan ingus (sekret) berwarna putih kental. Kalau warna sekret sudah berwarna kekuningan atau bahkan kehijauan, maka kuman di dalam sekret sudah lebih banyak. Sedangkan sekret pada alergi berwarna putih, bening, dan cair.
  6. Sakit kepala karena sekret di rongga sinus menekan ke kepala.

Gejala penyakit sinusitis pada anak

Gejala sinusitis pada anak diantaranya adalah :

  1. Demam yang berlangsung cukup lama. Kadang-kadang demam tidak terlalu tinggi.
  2. Keluar ingus yang berwarna kuning kehijauan dari hidung.
  3. Lelehan ingus dari hidung, batuk, nafas yang berbau, pusing dan muntah.
  4. Sakit kepala, biasanya sebelum umur 6 tahun.
  5. Mudah tersinggung dan mudah lelah.
  6. Bengkak di sekitar mata.

Mengenal gejalasinusitis sejak dini sangat berguna, yaitu agar kita bisa mengobati penyakit ini dengan sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>