Penyakit Lupus : Penyebab, Gejala dan Pencegahannya

Pengertian Penyakit Lupus

Dalam ilmu kedokteran penyakit lupus disebut sebagai Systemic Lupus Erythematosus. Kata lupus berasal dari bahasa Latin yang artinya “anjing hutan”. Istilah lupus mulai dikenal sekitar seratus tahun lalu.

Penyakit lupusMengapa muncul istilah penyakit lupus ? Sebab penderita penyakit lupus pada umumnya memiliki bercak merah berbentuk kupu-kupu (butterfly rash)  di pipi yang mirip dengan yang ada di pipi serigala, tetapi berwarna putih. Bercak merah berbentuk kupu-kupu adalah salah satu tanda penyakit lupus ini. Itu sebabnya lambang penyakit lupus adalah kupu-kupu.

Penyakit lupus adalah penyakit auto imun yang menyerang sistem kekebalan tubuh secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh. Penyakit lupus terjadi ketika antibodi menyerang sel sehat dalam tubuh itu sendiri.

Dr. Rahmat Gunadi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran / Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung menjelaskan bahwa, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem jantung atau kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

Penyakit lupus ada tiga macam. Pertama, Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), yang timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

Penyakit lupus termasuk penyakit yang mematikan seperti kanker. Banyak penderita penyakit lupus meninggal akibat keganasan penyakit ini. Di seluruh dunia penderita penyakit lupus diperkirakan mencapai angka 5 juta orang dan lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Penyebab Penyakit Lupus

Penyebab penyakit lupus hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Pada sebagian besar  kasus,  penyakit lupus tidak lepas dari latar belakang riwayat keluarga yang pernah terkena sebelumnya. Namun pada sebagian kasus lain, tidak ada penyebab yang jelas untuk penyakit lupus ini. Dikalangan masyarakat sendiri ada anggapan bahwa penyebab penyakit lupus adalah faktor genetik yang turun temurun.

Anggapan diatas ditolak oleh kalangan lain. Menurut kalangan ini, faktor genetik bukanlah sebagai penyebab langsung penyakit lupus. Melainkan ada faktor lain yang menyebabkan munculnya penyakit lupus ini. Walaupun mungkin, dari orang tua atau leluhurnya diperoleh gen abnormal yang berpotensi untuk berkembangnya penyakit lupus ini. Dugaan lain para ahli tentang penyebab penyakit lupus adalah karena faktor hormon, tetapi ini pun belum diketahui hormon mana penyebabnya.

Penyakit lupus sendiri bukanlah penyakit menular dan sebagian besar penderitanya adalah wanita pada usia produktif. Sehingga sering dianggap bahwa penyakit lupus itu identik dengan penyakit wanita.

Gejala penyakit lupus

Gejala penyakit lupus sangat bervariasi. Para penderita penyakit lupus bisa berbeda-beda gejalanya. Itu sebabnya seseorang yang menderita penyakit lupus sulit mendeteksi penyakit tersebut. Bahkan, gejala penyakit lupus dapat menyerupai gejala penyakit lain.

Gejala yang variatif ini disebabkan karena organ tubuh yang diserang juga bisa berbeda antara penderita yang satu dengan yang lain. Misalnya, bila yang diserang adalah darah, maka gejalanya mirip dengan orang yang menderita anemia. Bila yang diserang mulut, maka penderita dapat mengalami sariawan yang berkepanjangan yang dapat dianggap sebagai gejala kekurangan vitamin C.

Bila menyerang sistem saraf bisa menyebabkan disfungsi mental, kejang, psikosis, dan sakit kepala parah. Sistem otot yang terserang akan menunjukkan ciri ciri penyakit lupus yang khas berupa rasa lemah atau sakit di otot atau pada pesendian, baik dengan ataupun tanpa pembengkakan serta menunjukkan kemerahan pada daerah yang terserang.

Gejala penyakit lupus yang umum adalah
1.    Munculnya bercak merah pada hidung dan kedua pipi membentuk seperti kupu-kupu (butterfly rash). Bercak dapat pula terjadi pada seluruh tubuh.
2.    Rasa lelah yang berlebihan.
3.    Rasa nyeri pada bagian persendian.
4.    Anemia yang parah
5.    Nafas susah dan berat
6.    Sensitif pada cahaya

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit lupus atau tidak adalah dengan melakukan tes antinuclear antibodies (ANA). Tes ini akan mengidentifikasi auto antibody (antibody perusak) yang memakan sel-sel berguna dalam tubuh.. Jika hasil tes positif maka kemungkinan besar orang tersebut mengidap penyakit lupus.

Pencegahan Penyakit Lupus

Mencegah penyakit lupus bisa dilakukan dengan cara :
1.    Menghindari stres dan menerapkan pola hidup sehat
2.    Mengurangi kontak langsung berlebihan dengan sinar matahari
3.    Stop / berhenti merokok
4.    Berolah-raga teratur
5.    Melakukan diet nutrisi

Penderita penyakit lupus disebut dengan odapus. Odapus dapat memeriksakaan diri pada dokter spesialis rheumatology.  Jika berobat dengan teratur sesuai saran dokter (yang biasanya diminum seumur hidup), penyakit lupus dapat ditanggulangi. Dan odapus akan dapat hidup layaknya orang normal.

Penyakit lupus tidak menular, jadi kita tidak perlu kuatir bila harus berhubungan dengan penderita penyakit Lupus. Sebaliknya, kita dapat membantunya dengan memberi dukungan dan support pada mereka sehingga tidak stres.

Informasi lain seputar penyakit lupus : ada ras tertentu yang memiliki resiko terkena penyakit lupus lebih besar dibanding ras yang lain, di Amerika Serikat terdapat 11 kampus yang secara spesifik menangani penyakit lupus, penyakit lupus juga menyerang selebritis dan tokoh terkenal misalnya  Charles Kuralt, Michael Jackson, Seal, pemain baseball Tim Raines, rapper Trick Daddy, J Dilla, Michael Wayne, Ferdinand Marcos, Hugh Gaitskell, Ray Walston, Donald Byrne dll

2 thoughts on “Penyakit Lupus : Penyebab, Gejala dan Pencegahannya

  1. Satu2nya benteng utk menghadapi penyakit adalah sistem kekebalan tubuh. Namun ketika sistem kekebalan tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik, akan timbul berbagai penyakit.
    Untuk itu kita patut bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, dengan menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh.

Terima kasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar yang relevan.