«

»

Apr 02 2012

Pakar Asuransi Memilih Asuransi Kesehatan

Memilih asuransi kesehatan dengan tepat perlu pemikiran dan pertimbangan yang matang. Referensi tentang asuransi kesehatan yang baik dari kolega,  kerabat, media cetak, internet dll sangat bermanfaat. Dibawah ini saya kutip pendapat dari dua pakar atau ahli asuransi dalam memilih asuransi kesehatan, Aidil Akbar Madjid dan Kimberly Lankford. Apa pendapat kedua pakar asuransi itu dalam memilih asuransi kesehatan, berikut kutipannya :

Memilih Asuransi Kesehatan Menurut Aidil Akbar Madjid

memilih asuransi kesehatan yang baik dan bagusAsuransi kesehatan sangatlah penting untuk individu yang masih single maupun sudah berkeluarga. Seperti yang kita ketahui, biaya yang dikeluarkan pada saat masuk rumah sakit tidaklah murah. Hal ini biasanya tidak cepat disadari sampai kita mengalaminya sendiri.

Ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli asuransi kesehatan :

1. Anda harus memilih apakah ingin rawat inap ditambah dengan rawat jalan, atau salah satu saja. Di beberapa asuransi malah ada beberapa tambahan lainnya seperti melahirkan, mata, gigi dan sebagainya. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan anda

2. Untuk rawat inap, anda dapat menentukan kamar kelas berapa yang diinginkan. VVIP, VIP, kelas 2 dan kelas 3

3. Apabila anda sudah mendapatkan asuransi kesehatan dari kantor, check apa saja yang dicover. Apakah sudah cukup dengan kebutuhan anda?apabila belum anda dapat membeli asuransi tambahan cukup dengan melihat selisih kekurangannya. (Dapat menggunakan biaya kamar sebagai patokan)

4. Lihatlah rumah sakit terdekat dengan tempat tinggal atau kantor dan tanyakan kepada pihak asuransi apakah ada kerjasama antara rumah sakit yang anda inginkan untuk mempermudah proses claim.

5. Tanyalah kepada pihak rumah sakit, asuransi mana yang mereka rekomendasikan. Karena pihak rumah sakit pasti akan lebih memilih asuransi yang apabila mereka claim, langsung cepat proses pembayarannya.

6. Asuransi kesehatan ada yang sistem reimburse dan ada yang hanya cukup menggunakan kartu. Biasanya asuransi kesehatan dapat digunakan untuk hampir sempua rumah sakit dengan sistem reimburse tetapi tidak semua menerima kartu kecuali rumah sakit rekanan. Tanyakan kepada agent asuransi, rumah sakit mana saja yang merupakan rekanan mereka

7. Cari agen yang sudah lama di bisnis asuransi dan dapat diandalkan apabila anda membutuhkan beliau untuk proses klaim dan lain sebagainya.

8. Ada asuransi kesehatan yang memberikan batasan – batasan biaya. Seperti bedah kecil Rp. Xxxx dan obat-obatan Rp.xxx . Ada juga yang memberikan batasan bukan per item melainkan per tahun. Contoh : Dalam satu tahun anda diberi batasan Rp.200.000.000,- dan batasan itu dapat digunakan untuk item yang mana saja kecuali kamar (karena sudah ditentukan dari awal)

9. Tanyakan pada diri anda sendiri, apakah ada penyakit turunan yang berbahaya atau tidak?Kalau ada dan dibutuhkan anda dapat menambah asuransi penyakit kritis. Tapi anda harus ingat pada asuransi penyakit kritis, dana hanya akan keluar pada saat penyakit anda sudah sangat parah. Contoh: Kanker stadium 3 atau 4.

10. Pilihlah asuransi kesehatan murni, untuk coverage yang lebih maksimal.

Pastikan kebutuhan anda dengan tepat. Anda boleh meminta opini kepada orang lain tetapi keputusan tetap di tangan anda, karena bukan orang lain yang membayar premi melainkan anda sendiri. Jangan menambah rider yang anda tidak perlu. (Sumber)

Cara Memilih Asuransi Kesehatan Menurut Kimberly Lankford

Sementara itu  Kimberly Lankford, penulis The Insurance Maze: How You Can Save Money on Insurance and Still Get the Coverage You Need, menyebut bahwa asuransi kesehatan adalah satu dari sekian banyak jenis asuransi yang harus Anda miliki. Bukan saja melindungi kesehatan tetapi juga seluruh perencanaan keuangan yang telah di buat.

Biaya kesehatan bisa menyedot seluruh uang Anda jika tidak memiliki asuransi kesehatan. Tapi bagaimana memilih asuransi kesehatan yang akan menutupi seluruh biaya pengobatan tanpa dibebani berbagai prasyarat. Masih menurut Lankford ada beberapa cara untuk memilih asuransi kesehatan sesuai dengan keuangan Anda.

1. Satu hal yang harus Anda ketahui lebih dahulu adalah jaminan maksimum yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Semakin besar angka yang diberikan akan semakin baik.

2. Mungkin ini akan mengejutkan Anda, tetapi semakin besar pemotongan yang dikenakan, maka akan semakin baik. Pemotongan dalam jumlah besar itu digunakan untuk membayar segala tagihan kesehatan Anda. Jadi dengan kata lain semakin besar pemotongan yang dikenakan semakin besar pula perlindungan yang Anda dapatkan.

3. Setiap Anda mendapatkan tagihan kesehatan, jangan takut untuk mengajukannya kepada pihak asuransi. Tapi biasanya perusahaan asuransi akan mengenakan batasan minimal untuk tagihan kesehatan. Anda perlu tahu tentang batasan minimal yang mereka kenakan.

4. Selain pihak asuransi, Anda pun perlu menyimpan semua tagihan kesehatan, tulis dan simpan dalam file. Jika ada sesuatu yang terjadi, misalnya kesalahan dalam penghitungan, Anda memiliki dokumen untuk bukti bahwa perusahaan asuransi salah melakukan perhitungan.

5. Jangan serahkan semua keperluan Anda pada pihak asuransi. Anda juga perlu memelajari dan memeriksanya setiap tahun sehingga mengurangi kecurangan yang mungkin mereka perbuat (Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>