Mengenal Bahaya Game Online Bagi Anak-anak

bahaya game online bagi anak

Sumber foto : lintasgayo.com

Game online adalah fenomena baru dalam model permainan anak. Game ini muncul tak lama setelah datangnya era internet. Permainan online ini bisa dibilang kelanjutan dari game sebelumnya yang memanfaatkan kehadiran komputer. Game online sangat disukai anak-anak. Hampir tak ada anak yang tidak suka dengan game model ini.

Tempat-tempat penyedia game online selalu ramai dipenuhi anak-anak. Meskipun ramai, seorang anak yang sedang bermain game lewat internet hampir tidak membutuhkan interaksi dengan teman sekitarnya, karena yang dihadapi di depan mata adalah sebuah benda mati yaitu komputer dan internet.

Karena itu hati-hati, sebab game ini bisa menimbulkan bahaya bagi anak-anak tersebut. Bahaya game online ini bisa berdampak pada kesehatan maupun perkembangan psikologi anak. Adalah kewajiban kita sebagai orang tua untuk melindungi anak kita dari dampak negatif game online.

Bahaya game online bagi kesehatan anak

Bermain game online identik dengan duduk lama berjam-jam di depan layar monitor. Seorang anak yang maniak game akan betah duduk sendiri didepan komputer. Anak tersebut bahkan hampir tak membutuhkan interaksi dengan teman atau orang dekat, kecuali ada masalah dengan permainan yang ditekuninya. Jika hal itu dilakukan secara terus-menerus maka bahaya game online pada kesehatan anak bisa datang sewaktu-waktu. Berikut diantaranya :

Kelelahan mata

Bahaya pertama adalah kelelahan mata (eye strain). Ini adalah kondisi mata yang kelelahan setelah digunakan secara intens dan dalam waktu cukup lama. Mata terus-menerus “dipaksa” untuk menatap obyek yang sama seperti TV, layar monitor, atau mikroskop. Biasanya para maniak game disamping menatap monitor terus menerus, mereka juga sering lupa berkedip sehingga malah menambah kelelahan mata.

Wasir atau ambeien

Dampak negatif game online selanjutnya adalah wasir / ambeien. Wasir atau ambeien merupakan konsekuensi dari duduk statis dalam waktu yang tidak sebentar sehingga peredaran darah tidak lancar serta mendesak pembuluh darah vena yang ada di daerah anus. Akibatnya pembuluh darah jadi menonjol dan rasanya sakit serta panas.

Berkurangnya metabolisme tubuh

Permainan online sangat minim dengan aktifitas fisik. Jika otot terlalu lama tidak melakukan aktifitas fisik akan berakibat pada berkurangnya metabolisme tubuh. Dalam jangka panjang dampak game online bagi kesehatan diantaranya massa otot menurun, obesitas, sakit pinggang, menurunnya sistem imunitas sehingga gampang terkena penyakit.

Sindrom otot pergelangan tangan

Disebut juga dengan carpal tunnel syndrome. Ditandai dengan kesemutan, mati rasa, kelemahan serta kerusakan otot pada pergelangan tangan dan jari. Penyebabnya adalah tekanan dan ketegangan saraf di pergelangan tangan yang berfungsi merasakan dan menggerakan tangan dan jari.

Makan dan istirahat tidak teratur

Hampir setiap anak maniak permainan online pernah mengalami hal ini. Pola makan dan istirahat mereka berubah mengikuti jadwal permainan mereka. Waktu makan dan istirahat menjadi tidak teratur. Kondisi ini tentu saja rentan bagi kesehatan anak yang bersangkutan.

Bahaya game online bagi psikologi anak

Bukan hanya bagi kesehatan anak, game ini juga berbahaya bagi perkembangan psikologi anak. Berikut diantaranya :

Kecanduan game oline

Menjadi maniak game mungkin “nasib” yang sedang mengintai anak yang terbiasa bermain game online. Kenapa ? Sebab, mayoritas game yang beredar saat ini memang dirancang untuk hal itu.

Bagi seorang anak, game via internet mungkin hanya sekedar permainan belaka. Namun bagi produsen dan korporasi, game online adalah bisnis yang menggiurkan. Semakin banyak yang kecanduan game online, bisnis semakin diuntungkan. Pelanggan meningkat, penjualan meningkat, untung berlipat.

Sayang sekali, keuntungan itu diperoleh dengan meninggalkan bahaya game tersebut bagi perkembangan psikologis seorang anak berupa kecanduan game online.

Mendorong perilaku negatif

Bila sudah kecanduan game online, apapun bisa dilakukan termasuk melakukan hal negatif. Demi game ini misalnya, seorang anak bisa bolos sekolah, menyelewengkan uang SPP, mengambil uang teman dan lain-lain. Jumlahnya mungkin tidak banyak, namun tetap saja memprihatinkan.

Emosional dan mudah marah

Para maniak game online sering emosional dan mudah marah. Gampang berucap kasar dan kotor, terutama bila gagal menaklukan “lawannya” di layar monitor, atau game terhenti ditengah jalan. Dari sudut pandang psikologi, sering emosional dan mudah marah tidak baik bagi perkembangan seorang anak.

Prestasi belajar menurun

Asik bermain game membuat anak sering lupa waktu. Sehingga banyak aktifitas yang seharusnya dilakukan jadi terganggu. Misalnya sholat lima waktu, belajar, mengerjakan PR sekolah, tugas kuliah, merapikan kamar dan lain-lain. Bahkan disaat melakukan aktifitas seperti itu pun kadang-kadang pikiran mereka masih melamunkan permainan online itu. Akibatnya prestasi belajar anak menurun.

Pemborosan keuangan

Termasuk juga dalam bahaya game online adalah pemborosan keuangan. Misalnya untuk membiayai rental komputer di warnet serta membeli gold, poin, voucer, karakter atau apapun namanya yang nilainya tidak sedikit. Bila bermain game via internet dirumah, maka perlu dana untuk koneksi internet dan perangkat komputer dengan spesifikasi tertentu yang dibutuhkan game tersebut.

Akhirnya, makna “bermain” bagi seorang anak tujuannya adalah menciptakan suasana positif, gembira, ceria, kolektifitas bersama teman dan lain-lain. Jika sebuah permainan atau game justru mengakibatkan hal negatif atau sebaliknya, maka orang tua harus mewaspadainya. Game online misalnya. Kita perlu mengenal dan mengetahui bahaya game ini. Jangan sampai anak-anak kita atau adik-adik kita justru terperangkap dalam dampak negatif game online tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>