«

»

Dec 15 2011

Ketahui Sebab-sebab Munculnya Jerawat

sebab-sebab jerawatKalangan kedokteran menyebut penyakit jerawat sebagai acne vulgaris (jerawat umum). Kata acne barangkali berasal dari kata Yunani akme, yang artinya titik.

Penyakit jerawat (acne) ini mungkin enteng-enteng saja.Tidak membahayakan, tapi menyebalkan apalagi untuk kalangan usia muda yang biasanya menjadi korban. Apa sih sebab-sebab munculnya jerawat dipermukaan kulit, dan lalu bagaimana cara mengatasi jerawat tersebut ?

Susan (nama samaran) merasa sangat gelisah karena memiliki problem dengan jerawat. Terlebih, pada umurnya yang ke-23  jerawat Susan tetap subur. Terkadang sembuh, tak lama kemudian kambuh. Akibatnya ia jadi gadis minder. Ia jarang bergaul dengan teman pria, karena suka diolok-olok, hmm … kasihan.

Sejumlah obat tradisional maupun obat modern, termasuk yang dari dokter pun tidak bisa memuluskan wajahnya yang berjerawat sejak umur 16 tahun. Mudah dipahami bila ia sering iri manakala melihat wajah gadis seusia dirinya licin dan mulus.

Jerawat “kurang ajar” itu memang suka menyerang remaja usia 15 – 23 tahun. Sekalipun bukan termasuk penyakit menular atau mengancam jiwa, tapi kemunculannya sering merepotkan. Ada mitos bahwa jerawat akan sembuh atau hilang sendiri setelah pemiliknya menikah, benarkah ?

Sedikit banyak mitos itu ada benarnya. Munculnya jerawat antara lain memang ada hubungannya dengan factor hormonal. Sejak memasuki masa pubertas, berbagai macam prubahan terjadi dalam tubuh seseorang yang antara lain disebabkan oleh hormon, terutama androgen. Hormone yang lebih banyak pada pria dan sedikit pada wanita ini paling berperanan atas munculnya jerawat pertama.

Selama masa pubertas produksi androgen meningkat sehingga kelenjar lemak, sebaceous gland, menjadi lebih aktif memproduksi palit (cairan berupa lemak yang berfungsi menjaga permukaan kulit dan rambut tetap lentur, mengkilap, dan tidak tembus air, serta mencegah masuknya bakteri lewat pori-pori).

Sebab-sebab Munculnya Jerawat

Jerawat paling sering muncul di kulit wajah, leher, dada atau punggung. Pokoknya pada tubuh bagian atas, mengapa ? Pada kulit muka, punggung, leher dan dada paling banyak terdapat kelenjar lemak, yaitu sekitar 400 – 500 per cm². Sedangkan dibagian tubuh lain hanya sekitar 100 per cm².

Tumbuhnya jerawat sebenarnya tidak hanya karena pengaruh hormonal, tetapi juga misalnya makanan yang kandungan lemaknya tinggi, seperti coklat, keju, goring-gorengan, kacang tanah dll. Lalu mikro organisme, atau sebab lain seperti pemakaian kosmetik yang salah, konsumsi obat yang mengandung kortikosteroid, atau lingkungan yang kurang sehat dll.

Tidak semua ras didunia ini pernah disibukkan oleh problem jerawat. Orang Jepang misalnya, pada umumnya kulit wajahnya senantiasa mulus bebas dari jerawat, sebab selain karena faktor genetika (keturunan), juga iklim. Di negeri itu secara umum kelembaban udaranya rendah.

Kondisi iklim memang sedikit banyak mempengaruhi tumbuhnya jerawat. Selama musim kemarau di negara tropis seperti Indonesia, keadaan jerawat umumnya lebih parah daripada di musim hujan. Kelembaban yang tinggi dapat memperburuk keadaan jerawat, apalagi kalau dibarengi dengan suhu udara yang tinggi.

Diluar itu, khusus bagi kaum hawa, jerawat bisa tiba-tiba muncul satu dua biji terutama di pipi dan dagu, menjelang haid atau menstruasi. Tapi jerawat tersebut akan hilang begitu haid selesai. Namun dapat menjadi parah kalau diikuti oleh ketegangan emosional. Kemunculannya sudah tentu karena faktor hormonal yang bekerja lebih aktif menjelang masa haid.

Perempuan yang sedang mengandung atau pun yang sedang minum pil anti hamil pun terkadang dihinggapi jerawat. Pil KB memang bisa ber-efek demikian terutama pada 5 bulan pertama pemakaian karena pengaruh hormon progesteron didalamnya.

Nah, jadi jangan heran, kalau ada orang berusia 40-an kok masih jerawatan, mungkin bukan disebabkan oleh faktor hormonal tapi oleh sebab-sebab munculnya jerawat yang lain.

Beberapa Makanan Penyebab Jerawat

Tak ada orang yang menyukai jerawat, apalagi kaum wanita, mereka sangat memusuhi jerawat. Wanita bisa tiba-tiba senewen bila muncul satu saja jerawat dipipinya. Sebetulnya, yang disebut jerawat itu apa sih ?

Munculnya jerawat dikarenakan pori-pori kulit yang tersumbat akibat kelenjar minyak yang terlalu aktif. Untuk mengurangi kelenjar minyak yang terlalu aktif itu, tak ada salahnya kita menghindari  beberapa makanan penyebab jerawat. Berikut ini beberapa makanan yang diduga bisa menyebabkan munculnya jerawat :

Cokelat dan Gula

Salah satu makanan yang dianggap banyak menyebabkan jerawat barangkali adalah cokelat. Laporan Archives of Dermatology menyebutkan bahwa makanan yang mempunyai skala Glycemic Index tinggi, misalnya karbohidrat olahan contohnya gula bisa menyebabkan timbulnya jerawat karena  meningkatkan kadar hormon.

Susu

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi susu yang tinggi ada hubungannya dengan  munculnya jerawat. Salah satunya adalah penelitian dari Harvard yang menyebutkan bahwa remaja yang mengkonsumsi susu diatas dua gelas tiap hari berpotensi lebih banyak terserang jerawat. Ini dikarenakan pesatnya jumlah hormon yang selanjutnya akan menyumbat kelenjar sebaceous di kulit.

Yodium

Makanan penyebab munculnya jerawat yang berikutnya adalah yodium. Yodium biasanya terkandung pada kerang dan ikan laut, sebab yodium memang banyak tersedia di air laut. Beberapa jenis makanan kaleng yang memiliki komponen garam beryodium juga bisa menjadi sumber makanan penyebab jerawat.

Alkohol dan kafein

Mengkonsumsi alkohol dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah hormon, khususnya testosteron yang dapat menyebabkan munculnya  jerawat makin banyak. Selain alkohol, kafein juga ditengarai merupakan makanan penyebab jerawat karena dapat meningkatkan kadar hormon yang dihasilkan tubuh. Sejumlah makanan yang mengandung kafein diantaranya adalah kopi, teh, cokelat dan minuman ringan.

Makanan yang menyebabkan alergi

Alergi terhadap makanan tertentu terutama susu dan telur sering menimbulkan masalah pada kulit. Munculnya jerawat akibat system kekebalan tubuh yang hendak membendung racun yang dirasakan. Seorang pakar alergi telah mengidentifikasi dan membenarkan adanya korelasi antara alergi makanan dengan jerawat.

Sayur dan buah yang bersifat asam

Tingkat keasaman tubuh juga dapat menjadi penyebab jerawat, karena itu harus dijauhi. Beberapa sayuran dan buah-buahan yang bersifat asam dapat menyebabkan munculnya jerawat, seperti jeruk,  mentimun, wortel dan daun selada.

2 comments

  1. dinda

    Tips nya bermanfaat bgt nih buat aku. Thx

  2. aditsycho kaskus

    mitos semua baca pos saya di kaskus sudah pernah saya bahas semua terutama susu,karena susu tidak bikin alergi atau jerawat klo bikin sakit perut atau kembung iya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>