«

»

Jun 08 2012

Buah Lokal Yang Mengandung Vitamin C Paling Banyak

duwet, buah yang mengandung vitamin CVitamin C merupakan satu dari 13 vitamin utama untuk kesehatan tubuh kita. Vitamin C mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Jumlah vitamin C yang dianjurkan untuk dikonsumsi atau Recommended Dietary Allowance (RDA) untuk laki-laki dewasa adalah 90 mg dan 75 mg bagi perempuan.

Sumber vitamin C yang paling utama diantaranya adalah buah-buahan. Buah yang mengandung vitamin C ini sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan masih segar. Karena, vitamin C mudah rusak bila terkena panas atau sudah layu.

Buah lokal yang banyak mengandung vitamin C

Ada fakta menarik tentang buah yang mengandung vitamin C. Yaitu, buah yang paling banyak mengandung vitamin C ternyata bukan buah impor, melainkan buah-buahan lokal. Hmm . . . , nggak nyangka. Beberapa buah lokal diketahui mengandung vitamin C lebih banyak dibandingkan dengan apel atau jeruk impor yang harganya mahal.

Dibawah ini beberapa buah lokal yang mengandung vitamin C paling banyak :

Jambu monyet mengandung vitamin C paling banyak  

Jambu monyet (Anacardium occidentale) adalah buah yang mengandung vitamin C terbanyak. Setiap 100 g jambu monyet mengandung vitamin C sebanyak 197 mg. Bandingkan dengan apel yang hanya mengandung 5 mg atau jeruk manis yang hanya 49 mg / 100 g-nya. Kekurangan dari jambu monyet adalah rasanya yang sedikit sepat dan susah di dapat. Untuk menghilangkan sepat, buah jambu monyet cocok dibuat manisan atau diolah menjadi jus.

Buah duwet

Buah duwet (syzgium cumini) adalah buah lokal yang mengandung vitamin C terbanyak kedua setelah jambu monyet. Setiap 100 g buah duwet mengandung 130 mg vitamin C.

Di beberapa daerah, buah duwet sering disebut juga buah jamblang. Buah duwet memiliki banyak jenis, dari yang kecil hingga yang agak besar. Warna buah duwet juga beragam, ada yang agak putih, ada yang kehitaman serta ungu. Buah duwet juga mengandung glukosida phytomelin. Zat ini dapat mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler penyebab luka diabetes yang lama sembuhnya.

Buah jambu biji putih

Jambu biji putih (psidium guajava linn) merupakan buah lokal selanjutnya yang juga mengandung vitamin C sangat tinggi. Di setiap 100 g jambu biji putih mengandung vitamin C 116 mg.

Manfaat jambu biji putih antara lain untuk membantu mengontrol diabetes, maag, diare (sakit perut), masuk angin, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan mencegah kanker, ambien dan sariawan. Jambu biji putih sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit demam berdarah karena mengandung potasium, zat besi dan seng yang tinggi.

Buah gandaria

Buah gandaria (bouea macrophyla) banyak dijumpai di daerah Bogor. Buah gandaria mentah berwarna hijau dan yang matang berwarna kekuningan atau jingga.  Buah gandaria bentuknya lonjong sebesar bola bekel dan bijinya berwarna ungu muda. Buah gandaria rasanya asam segar. Umumnya buah ini digunakan sebagai bahan campuran sambal, manisan atau asinan khas Bogor. Meski rasanya asam, buah gandaria banyak mengandung vitamin C.

Buah mangga Manalagi

Buah mangga (mangifera indica linn) sangat popular di masyarakat. Buah mangga merupakan sumber beta-karotin, kalium dan vitamin C yang baik. Nutrisi yang terkandung dalam buah mangga bermanfaat untuk perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas.

Selain sebagai antioksidan, vitamin C dalam mangga bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh kapiler, kesehatan gusi, membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi natrosamin , satu zat pemicu kanker. Banyak mengkonsumsi mangga bermanfaat mengembalikan energi dengan segera, menurunkan panas, sebagai desinfektan serta mencegah gangguan pencernaan.

Suplemen vitamin C sebagai pengganti buah, bolehkah ?

Kita sebaiknya mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C setiap hari. Karena, tubuh kita tidak menyimpan cadangan vitamin C. Bila ada kelebihan vitamin C maka tubuh akan membuangnya bersama urine.  Kebutuhan setiap orang akan vitamin C berbeda-beda tergantung kondisi tubuh. Namun para ahli kesehatan menyarankan batas maksimal penggunaan vitamin C adalah 1000 mg per hari.

Karena alasan praktis, orang banyak memakai suplemen vitamin C baik tablet, kapsul atau pun cairan. Penggunaan suplemen yang mengandung vitamin C boleh saja. Namun, penggunaan suplemen vitamin C sebaiknya disertai dengan kesadaran bahwa dalam jangka panjang penggunaan suplemen vitamin C berlebih dapat merusak ginjal. Karena itu mengkonsumsi suplemen vitamin C sebaiknya dibatasi saat tertentu saja. Misalnya, saat kondisi kesehatan sedang menurun dan tidak sempat mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>