Dalam setiap kemasan obat terdapat label obat yang berisi petunjuk cara penggunaan obat. Bila kita mendapatkan obat itu lewat resep dokter, beruntung kita bisa mendapatkan penjelasan yang memadai mengenai cara membaca atau memahami label obat tersebut.
Bila dirasa masih kurang jelas, maka berikut ini 5 cara membaca label obat yang mungkin berguna untuk Anda.
1. “Obat dapat menyebabkan rasa kantuk. Jangan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin setelah minum obat ini”
Peringatan ini digunakan biasanya untuk obat-obat yang menyebabkan rasa ngantuk atau memperlambat daya reflex seseorang. Misalnya obat untuk batuk dan pilek (antihistamin).
2.“Simpan ditempat yang sejuk. Jangan terkena sinar matahari” atau “Simpan dikulkas. Jangan ditempat beku”
Sinar dan panas yang berlebihan akan merusak hampir semua obat. Begitupun pembekuan akan merusak obat-obatan. Yang terbaik adalah simpan obat ditempat yang sejuk.
3.“Makan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Makan obat ini sampai habis atau habiskan”
Biasanya label peringatan ini digunakan pada obat antibiotic, karena obat antibiotic dapat diserap dengan baik dalam keadaan perut kosong.
4. “Jangan makan obat bersama susu atau obat-obatan yang mengandung zat besi”
Kalsium (dalam susu) dan obat-obatan yang mengandung zat besi dapat mempengaruhi daya serap obat tertentu seperti antibiotic dan obat jantung. Setelah lewat 2 jam susu dan obat-obat yang mengandung zat besi biasanya sudah boleh dimakan.
5. “Buang obat setelah tanggal yang ditentukan. Atau buang obat setelah botol dibuka dan telah lewat dari tanggal yang ditentukan”
Obat-obatan yang sering terpapar udara dan cahaya akan cepat rusak. Diluar batas jangka waktu tertentu khasiatnya akan hilang. Oleh karena itu harus cepat dibuang bila telah expired.
Demikianlah 5 cara membaca label obat, semoga bermanfaat dan makin menambah wawasan kita pada cara membaca label obat dengan benar….


