Dec
20
2011

Memahami Sebab-sebab Terjadinya Obesitas

penyebab terjadinya obesitasSalah satu cara mudah untuk memahami sebab terjadinya obesitas (obesity) ataupun kelebihan berat badan (over weight), adalah rumus sederhana ini. Jika “masukan harian” Anda lebih dari “output harian” Anda, kemungkinan besar  cepat atau lambat Anda akan kelebihan berat badan atau obesitas.

Jadi, obesitas terjadi ketika seseorang mengkonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dia bakar. Bagi banyak orang ini disimpulkan sebagai makan terlalu banyak dan terlalu sedikit berolahraga. Tapi ada faktor lain yang juga berperan dalam obesitas. Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya obesitas. Yaitu :

Umur :

Sejalan bertambahnya usia, tubuh memetabolisme makanan lebih perlahan, sehingga pengeluaran kalori juga rendah.

Gender :

Wanita tampaknya cenderung lebih mudah kelebihan berat badan atau obesitas daripada pria.

Genetika :

Obesitas bisa terjadi karena faktor keturunan atau keluarga, yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Alasan Psikologis :

Orang-orang yang mengalami emosi negatif seperti kebosanan, kesedihan, atau kemarahan cenderung makan secara berlebihan, dengan demikian akan meningkatkan risiko menjadi gemuk.

Penyakit :

Pada kondisi tertentu seperti hipotiroidisme, depresi, dan beberapa penyakit otak  bisa membuat orang makan berlebihan.

Obat :

Steroid dan beberapa anti-depresi bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan.

Pada akhirnya, jika Anda ingin berhasil mengatasi dan mengobati masalah obesitas atau kelebihan berat badan, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebab terjadinya obesitas itu. Setelah Anda pastikan penyebabnya, maka Anda dapat mengambil tindakan yang paling cocok untuk menormalkan berat badan Anda.

Salah satu anjuran sederhana dari para ahli adalah, lakukan aktifitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari, makan makanan yang seimbang dan rendah lemak, serta diet rendah karbohidrat. Itu adalah cara termudah dan termurah untuk menurunkan berat badan dengan cepat tapi efektif.

Perbedaan Kelebihan Berat Badan dan Obesitas

Tahukah Anda bahwa obesitas kini menjadi salah satu masalah kesehatan “paling umum” yang dihadapi orang di seluruh dunia? Sayangnya, sampai sekarang, banyak orang yang tidak menyadari fakta bahwa obesitas adalah penyakit yang serius.

Diperkirakan kini sekitar lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia mengalami obesitas dan 750 juta lainnya kelebihan berat badan. Di USA saja, menurut survei terakhir, sekitar 60% orang dewasa Amerika kelebihan berat badan, yaitu 39.800.000 orang.

Laporan Kesehatan US National Institutes menyebut bahwa obesitas dan kelebihan berat badan adalah penyebab utama kematian kedua yang dapat dicegah di Amerika Serikat. Diperkirakan 300.000 kematian per tahun disebabkan oleh obesitas. Demikian pula, di Inggris, efek dari obesitas hampir sama. Sekitar 46% pria di Inggris dan 32% wanita kelebihan berat badan dan 17% tambahan laki-laki dan 21% wanita dianggap menderita obesitas.

Apa itu obesitas ?

Seseorang bisa disebut sebagai obesitas saat berat badannya adalah 20% atau lebih di atas berat badan normal. Obesitas adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berat badan yang jauh lebih besar daripada apa yang dianggap sehat. Dengan kata lain, obesitas merupakan proporsi kelebihan lemak tubuh total.

Kriteria untuk mengukur obesitas

Ada banyak cara untuk menentukan apakah seseorang mengalami obesitas atau tidak.  Para ahli sekarang percaya bahwa index massa tubuh seseorang (body mass index – BMI) adalah pengukuran paling akurat.

Apakah obesitas dan kelebihan berat badan itu sama ?

Banyak orang percaya bahwa kelebihan berat badan dan obesitas ini identik atau sama. Pada  kenyataannya kedua istilah itu berbeda.

• Seorang individu disebut kelebihan berat badan (over weight) ketika BMI-nya adalah 25-29,9

• Seorang individu disebut obesitas (obesity) ketika BMI-nya 30 atau lebih.

Pada titik ini, Anda lantas bertanya-tanya apa itu Body Mass Index (BMI) ?

Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh adalah suatu standar yang diakui secara internasional dan digunakan oleh peneliti untuk menentukan berat badan seseorang sesuai dengan tinggi badannya. Dengan kata lain, BMI merupakan rasio berat badan terhadap tinggi badan.

Dec
15
2011

Ketahui Sebab-sebab Munculnya Jerawat

sebab-sebab jerawatKalangan kedokteran menyebut penyakit jerawat sebagai acne vulgaris (jerawat umum). Kata acne barangkali berasal dari kata Yunani akme, yang artinya titik.

Penyakit jerawat (acne) ini mungkin enteng-enteng saja.Tidak membahayakan, tapi menyebalkan apalagi untuk kalangan usia muda yang biasanya menjadi korban. Apa sih sebab-sebab munculnya jerawat dipermukaan kulit, dan lalu bagaimana cara mengatasi jerawat tersebut ?

Susan (nama samaran) merasa sangat gelisah karena memiliki problem dengan jerawat. Terlebih, pada umurnya yang ke-23  jerawat Susan tetap subur. Terkadang sembuh, tak lama kemudian kambuh. Akibatnya ia jadi gadis minder. Ia jarang bergaul dengan teman pria, karena suka diolok-olok, hmm … kasihan.

Sejumlah obat tradisional maupun obat modern, termasuk yang dari dokter pun tidak bisa memuluskan wajahnya yang berjerawat sejak umur 16 tahun. Mudah dipahami bila ia sering iri manakala melihat wajah gadis seusia dirinya licin dan mulus.

Jerawat “kurang ajar” itu memang suka menyerang remaja usia 15 – 23 tahun. Sekalipun bukan termasuk penyakit menular atau mengancam jiwa, tapi kemunculannya sering merepotkan. Ada mitos bahwa jerawat akan sembuh atau hilang sendiri setelah pemiliknya menikah, benarkah ?

Sedikit banyak mitos itu ada benarnya. Munculnya jerawat antara lain memang ada hubungannya dengan factor hormonal. Sejak memasuki masa pubertas, berbagai macam prubahan terjadi dalam tubuh seseorang yang antara lain disebabkan oleh hormon, terutama androgen. Hormone yang lebih banyak pada pria dan sedikit pada wanita ini paling berperanan atas munculnya jerawat pertama.

Selama masa pubertas produksi androgen meningkat sehingga kelenjar lemak, sebaceous gland, menjadi lebih aktif memproduksi palit (cairan berupa lemak yang berfungsi menjaga permukaan kulit dan rambut tetap lentur, mengkilap, dan tidak tembus air, serta mencegah masuknya bakteri lewat pori-pori).

Sebab-sebab Munculnya Jerawat

Jerawat paling sering muncul di kulit wajah, leher, dada atau punggung. Pokoknya pada tubuh bagian atas, mengapa ? Pada kulit muka, punggung, leher dan dada paling banyak terdapat kelenjar lemak, yaitu sekitar 400 – 500 per cm². Sedangkan dibagian tubuh lain hanya sekitar 100 per cm².

Tumbuhnya jerawat sebenarnya tidak hanya karena pengaruh hormonal, tetapi juga misalnya makanan yang kandungan lemaknya tinggi, seperti coklat, keju, goring-gorengan, kacang tanah dll. Lalu mikro organisme, atau sebab lain seperti pemakaian kosmetik yang salah, konsumsi obat yang mengandung kortikosteroid, atau lingkungan yang kurang sehat dll.

Tidak semua ras didunia ini pernah disibukkan oleh problem jerawat. Orang Jepang misalnya, pada umumnya kulit wajahnya senantiasa mulus bebas dari jerawat, sebab selain karena faktor genetika (keturunan), juga iklim. Di negeri itu secara umum kelembaban udaranya rendah.

Kondisi iklim memang sedikit banyak mempengaruhi tumbuhnya jerawat. Selama musim kemarau di negara tropis seperti Indonesia, keadaan jerawat umumnya lebih parah daripada di musim hujan. Kelembaban yang tinggi dapat memperburuk keadaan jerawat, apalagi kalau dibarengi dengan suhu udara yang tinggi.

Diluar itu, khusus bagi kaum hawa, jerawat bisa tiba-tiba muncul satu dua biji terutama di pipi dan dagu, menjelang haid atau menstruasi. Tapi jerawat tersebut akan hilang begitu haid selesai. Namun dapat menjadi parah kalau diikuti oleh ketegangan emosional. Kemunculannya sudah tentu karena faktor hormonal yang bekerja lebih aktif menjelang masa haid.

Perempuan yang sedang mengandung atau pun yang sedang minum pil anti hamil pun terkadang dihinggapi jerawat. Pil KB memang bisa ber-efek demikian terutama pada 5 bulan pertama pemakaian karena pengaruh hormon progesteron didalamnya.

Nah, jadi jangan heran, kalau ada orang berusia 40-an kok masih jerawatan, mungkin bukan disebabkan oleh faktor hormonal tapi oleh sebab-sebab munculnya jerawat yang lain.

Dec
10
2011

Manfaat Mengurangi Minum Soft Drink

Minuman soft drink sudah sangat akrab di masyarakat kita. Kapan saja dan dimana saja kita bisa minum soft drink asal kita mau. Menurut penelitian, sebenarnya minuman soft drink tidak banyak manfaatnya untuk kesehatan. Karenanya para ahli banyak menyarankan untuk mengurangi minum soft drink. Berikut beberapa alasannya :

bahaya minum soft drink1. Minum soft drink akan  semakin menguras air dalam tubuh. Tubuh kita memerlukan sejumlah besar air untuk memproses kadar gula tinggi yang terkandung dalam soft drink. Anda harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas softdrink yang Anda minum. Soft drink bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya, persis seperti diuretik.

2. Minum soft drink tidak akan menghilangkan rasa haus. Sebab, soft drink bukanlah jenis air yang diperlukan tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh secara terus menerus akan menyebabkan dehidrasi. Yang pada gilirannya akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan dan menimbulkan berbagai penyakit.

3. Soft drink mengandung fosfat tingkat tinggi yang dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan banyak mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung (kekurangan magnesium), Osteoporosis (kekurangan kalsium) dan lain-lain. Selain itu sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.

4. Soft drink mampu membersihkan karat pada bumper kendaraan atau benda logam lain. Nah, bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.

5. Kadar gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar. Kelebihan gula dan insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidak seimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.

6. Minum softdrink sangat berpengaruh pada proses pencernaan. Kafein dan kadar gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Itu berarti tubuh tidak menyerap gizi sama sekali dari makanan yang baru dimakan, bahkan yang sudah dimakan beberapa jam sebelumnya.

7. Soft drinks diet mengandung aspartame, yang dihubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf dan banyak penyakit lainnya. FDA telah menerima lebih dari 10.000 keluhan konsumen terhadap aspartame, 80% diantaranya mengeluhkan zat aditif pada makanan.

8. Jangan pernah berfikir untuk meneguk soft drink ketika anda demam, flu atau lainnya. Soft drink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.

9. Soft drink bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng aluminium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama. Pasien penderita alzheimer yang telah diotopsi semuanya memiliki kadar aluminium yang sangat tinggi dalam otaknya. Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya.

10. Masih berkaitan dengan sifat softdrinks yang sangat asam. Penyakit juga berkembang dalam lingkungan asam. Soft drink dan makanan asam lainnya mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan disekitar organ tubuh. Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau radang sendi selalu rendah. Semakin parah penyakit seseorang semakin rendah pH tubuhnya.

Mengurangi minum softdrink adalah solusi bijak bila ingin tubuh lebih sehat. Apalagi setelah mengetahui manfaat mengurangi minuman softdrink diatas. Bagaimana, setuju ?

Dec
07
2011

10 Penyebab Penyakit Osteoporosis

Di Indonesia penyakit osteoporosis sering disebut sebagai penyakit keropos tulang. Penyakit osteoporosis adalah penyakit pembunuh nomor tiga di dunia setelah penyakit jantung dan penyakit kanker. Penyakit osteoporosis sering juga disebut sebagai the silent killer,  karena banyak orang yang tidak mengetahui tanda-tanda dan gejala penyakit osteoporosis, maupun proses berjangkitnya penyakit ini sampai penderita meninggal dunia.

sebab-sebab penyakit osteoporosis

Berikut ini beberapa penyebab penyakit osteoporosis yang patut Anda ketahui :

1. Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium terutama di masa  kecil hingga remaja,  saat pembentukan masa tulang maksimal dapat menjadi penyebab  utama penyakit osteoporosis.

2. Faktor Keturunan

Bila salah seorang anggota keluarga Anda menderita osteoporosis, misalnya kakek, nenek, atau ibu Anda tampak lebih pendek bungkuk seiring dengan pertambahan usia, maka kemungkinan  besar 80% terkena osteoporosis, sedangkan sisanya tergantung pada olahraga dan pola makan sehari-hari.

3. Kekurangan Vitamin D

Vitamin D sangat penting untuk pembentukan tulang / penyerapan kalsium. Kekurangan vitamin D sangat jarang diderita penduduk Indonesia karena selalu mendapatkan sinar matahari.

4. Gangguan Fisiologi

Penyakit pada usus kecil, hati, dan pangkreas serta factor gaya hidup yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok dapat mengurangi penyerapan kalsium.

5. Kafein

Mengkonsumsi kafein atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan soft drink secara berlebihan juga dapat meningkatkan pengeluaran air seni dan tinja serta melarutkan kalsium sehingga terjadilah kekurangan kalsium.

6. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal seperti kasus menopause dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk membentuk tulang. Dengan menurunnya kadar estrogen, maka pembentukan tulang pada wanita penderita menopause tidak efisien lagi.

7. Kurang Bergerak

Penurunan masa tulang dapat terjadi bila kurang bergerak sehingga dapat memperparah osteoporosis. Ini terjadi pada seseorang yang duduk di kursi roda atau beristirahat di tempat tidur dalam jangka waktu yang lama.

8. Salah diet

Kalau Anda melakukan diet yang salah dan terlalu ketat, sehingga tidak hanya membatasi asupan makanan sumber energi tetapi juga makanan sumber vitamin-mineral. Tandanya : Penurunan berat badan, mudah terserang influenza, kulit kasar, bibir kering, badan loyo dan disertai mata berkunang-kunang, tidur tidak nyenyak dan bangun tidur tidak terasa segar.

9. Stress

Jangan pernah Anda menumpuk masalah dan memikirkannya sendiri sehingga Anda stress dan tak mudah melepaskan diri dari beban pikiran yang menekan.

10. Uban dini

Hati-hati apabila rambut Anda sudah tampak memutih lebih awal dari pada orang lain seusia Anda , maka Anda dapat terkena resiko penyakit osteoporosis.

Page 1 of 612345...Last »
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.